Wednesday, December 2, 2015

Dalam Sepekan Kecelakaan ada di lingkungan Tiban Kopersi

Dibawah ini  Kecelakaan yang terjadi pada tanggal 26 November,

Cerita dari warga setempat ( Tiban koperasi) kecelakaan terjadi karena pengendara berupaya untuk menghindari tabrakan antara kendaraan yang tiba- tiba muncul dari persimpangan, karena terkejut pengemudi akhirnya banting setir dan menginjak rem, entah bagaimana mungkin salah injak yang dikira rem tapi malah gas yang di injak.
Si mobil Ayla pun bertamu ke rumah disamping jalan.

Kusen dan tembok  batako hancur di hantam Ayla

Si ayla penyok deh,...klo lunas tinggal memperbaiki aja, tapi klo kredit?..ya nyicil tambah biaya perbaikan , tambah biaya perbaikan rumah, pengobatan korban jika ada, dan terapi trauma pengemudi, blom lagi mobil masuk karantina...apes..apes

Add caption
 RW dan warga setempat terlihat sedang berdiskusi membahas kejadian .


Nah masalah diatas belom selesai, kejadian berikut kembali menyusul tepat di tanggal 30- November 2015 di lajur yang sama kembali terjadi kecelakaan,

Kali ini Mobil CRV menerobos dan menghajar bangunan garasi milik warga Tiban Koperasi, dan berhenti setelah menabrak pohon palem.

warga setempat terlihat sedang melepas banguna garasi yang hancur  demi keselamatan.

Dari analisa penulis sepertinya kedua mobil tersebut menggunakan transmisi automatik, Jika menurut saya sendiri transmisi automatik sangat berbahaya bagi pengendara karena hanya tinggal injak gas kendaraan bakal melaju, dan tidak ada jeda pergantian gigi transmisi, karena sistem ini di design akan automatik berpindah menurut putaran mesin, jadi bisa dibayangkan jika semakin di injak akan semakin laju tanpa jeda oleh perpindahan gigi ( sesuai jenisnya). Dan seperti kita rasakan  banyak yang membeli kendaraan di Batam karena merasa mampu beli, kalau cuman mampu saya rasa tidak cukup karena mengendarai kendaraan juga butuh aturan yang tidak membahayakan pengguna lainnya , Lebih-lebih ini terjadi di lingkungan perumahan, bisa dibayangkan jika disitu tempat anak lagi bermain , bakal banyak nyawa melayang.
Untuk yang mampu beli mobil janganlah merasa mampu sendiri sehingga melewati batas pengguna lain atau bahkan sampai merugikan orang lain, jika ditanya apakah yang beli kendaraan juga sanggup membeli nyawa manusia? semoga kesadaran para pengendara bukan hanya mobil tapi motor juga tetap waspada...karena anda harus menanggung 2 nyawa, nyawa anda dan nyawa orang di sekeliling anda.